Contoh Besaran Turunan

2 min read

Contoh Besaran Turunan

Contoh Besaran Turunan – Pada kesempatan kali saya akan membahas tentang contoh besaran turunan. So, buat Anda yang belum tahu mengenai ini. Silahkan di simak konten ini sampai tuntas. Berikut ulasannya….

Pengertian Besaran Turunan

Besaran turunan merupakan besaran yang satuannya lebih besar dari besaran pokok / besaran yang didapat dari penggabungan besaran-besaran pokok.

Contohnya adalah seperti Berat, Luas, Volume, Kecepatan, Percepatan, Massa Jenis, Berat jenis, Gaya, Usaha, Daya, Tekanan, Energi Kinetik, Energi Potensial, Momentum, Impuls, Momen inersia, dll.

Besaran Turunan yang Paling Sering Dipakai

Seperti yang telah saya sebutkan diatas, bahwa besaran turunan ada banyak sekali macam dan contohnya. Namun, yang paling sering dipakai terdapat 7 besaran turunan. Diantaranya:

1. Luas (m2)

Besaran turunan yang pertama adalah Luas. Luas merupakan hasil dari perkalian antara 2 besaran panjang dan lebar sehingga akan menghasilkan satuan m2.

Selain m2, luas juga memiliki satuan yang lainnya seperti hektare, km2, cm2, dan masih banyak lagi lainnya. Untuk cara mengetahui luas adalah dengan mengkalikan lebar dan panjang.

2. Volume (m3)

Volume merupakan hasil dari perkalian antara 3 besaran panjang, yakni (Panjang×Lebar× Tinggi). Sehingga hasilnya menjadi m3, atau juga disebut dengan meter kubik.

3. Kecepatan (m/s)

Kecepatan merupakan besaran yang menyatakan jarak persatuan waktu yang dinyatakan di dalam satuan km/jam atau m/detik. Adapun alat untuk mengukur kecepatan tersebut ialah dengan speedometer.

Alat ini, hampir dipastikan ada pada semua kendaraan bahkan semua ken daraan bermotor. Kecepatan bisa dinyatakan dengan dimensi L.T-1.

4. Massa Jenis (Kg/m3)

Besaran satuan yang keempat adalah Massa jenis. Ini merupakan besaran massa dari suatu benda dalam satu persatuan volume. Besaran Massa jenis dinyatakan dengan satuan kg/m3, atau dengan dimensi M.L-2.

5. Gaya (N atau kg.m/s2)

Gaya merupakan besaran turunan yang di hasilkan dari kali massa suatu benda yang bergerak dengan percepatan geraknya. Gaya sendiri, memiliki satuan Newton (N) atau kg.m/s2. Selain itu, gaya memiliki dimensi M. L.T-2.

6. Percepatan (m/s2)

Percepatan adalah besaran yang menyatakan penambahan kecepatan dalam satu satuan waktu. Suatu benda yang memiliki kecepatan konstan akan punya percepatan sebesar 0 m/s2 atau 0 km/jam2.

Sementara benda yang bergerak melambat memiliki percepatan <0 m/s & benda yang bergerak semakin cepat memiliki percepatan >0 m/s2.

7. Tekanan (Pa atau N/m2)

Tekanan adalah gaya yang bekerja pada setiap satuan luas, dengan kata lain tekanan merupakan hasil pembagian antara gaya dengan luas penampang yang dikenai gaya. Tekanan termasuk contoh besaran turunan dan memiliki satuan pascal (Pa) atau N/m2.

Contoh Besaran Turunan

Selain tujuh contoh diatas, berikut saya lampirkan lagi 49 contoh besaran turunan yang lainnya. Diantaranya adalah:

  1. Gaya berat (w) = N = kgm/s2
  2. Gaya coulomb (Fc) = N = kgm/s2
  3. impuls (I) = Ns
  4. Ggl baterai (ε) = Volt
  5. Momentum (p) = Kgm/s
  6. Usaha (W) = Nm = kgm2/s2
  7. Daya (P) = watt = J/s = kgm2/s3
  8. Tekanan (P) = Pa = N/m2
  9. Tekanan hidrostatis (Phid) = Pa = N/m2
  10. Frekuensi (f) = 1/s = Hz
  11. Muatan listrik (Q) = C
  12. Kalor laten (L) = J/kg
  13. Hambatan listrik (R) = Ω
  14. Kekuatan lensa (P) = 1/m = dioptri
  15. Tegangan listrik (V) = volt
  16. Momen kopel (M) = Nm
  17. Momentum sudut (L) = kg.m2/s
  18. Kalor (Q) = J = kgm2/s2
  19. Kapasitas kalor (C) = (J/K
  20. Kuat medan listrik (E) = N/C
  21. Kalor jenis (c) = J/kgK
  22. Gaya sentripetal (Fs) = N
  23. Cepat rambat cahaya (c) = m/s
  24. Hambatan jenis kawat penghantar (ρ) = Ω.m
  25. Percepatan sudut (α) = rad/s2
  26. Modulus Young (Y) = N/m2
  27. Kecepatan sudut (ω) = rad/s
  28. Percepatan gravitasi (g) = m/s2
  29. Tegangan atau stres (σ) = N/m2
  30. Modulus elastis (E) = N/m2
  31. Konstanta pegas (k) = N/m
  32. Momen gaya (τ) = N.m
  33. Tetapan Gravitasi bumi (G) = N.m2/kg2
  34. Momen inersia (I) = Kg.m2
  35. Intensitas bunyi (I) = watt/m2
  36. Debit aliran (Q) = m3/s
  37. Koefisisen viskositas (η) = N.s/m2
  38. Induktansi diri (L) = Hendry = H
  39. Koefisien konduktivitas termal (k) = W/m.K
  40. Medan listrik (E) = (N/C)
  41. Fluks medan listrik (ΦE) = Nm2/C = Weber (Wb)
  42. Kapasitas kapasitor (C) = farad = C/V
  43. Kuat Medan magnet (B) = tesla = Wb/m2
  44. Konduktivitas listrik bahan penghantar (σ) = Ω/m
  45. Resistivitas listrik bahan penghantar (ρ) = Ω.m
  46. Koefisien konveksi (h) = W/m2K
  47. Laju kalor konveksi (I) = watt = J/s
  48. Energi potensial (Ep) = J = kgm2/s2
  49. Energi kinetik (Ek) = J = kgm2/s2

Baca Juga: Contoh Soal Integral

Nah, itulah dia kumpulan contoh besaran turunan yang dapat saya bagikan kali ini. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda, serta dapat membantu kalian dalam mengerjakan tugas / soal. Jika ada kesalahan dalam artikel ini, mohon maaf dan harap dimaklumi.

Contoh Soal Integral

Scholtrek
1 min read

Persamaan Kuadrat

Scholtrek
2 min read

Jajar Genjang

Scholtrek
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *