Jumaldi Kurnia Rizki Seorang yang memiliki banyak kekurangan, namun berusaha mengubah itu semua menjadi secuil kelebihan. Bismillah...

Contoh Narrative Text

8 min read

Contoh Narrative Text

Contoh Narrative Text – Bingung? Pusing? Karena dikasih tugas untuk membuat contoh Narrative Text sama guru? Jangan panik, karena pada artikel kali ini saya akan membagikan contoh Narrative Text pendek / singkat beserta penjelasannya.

So, siapkan buku catatan, pulpen dan susu hangat, hehe. Berikut ulasannya, Check this out…

Pengertian Narrative Text

Narrative Text adalah sebuah text yang ditulis dalam Bahasa Inggris, yang menceritakan suatu peristiwa kronologis yang saling terhubung. Adapun tujuan dari Text ini adalah untuk menghibur pembaca tentang suatu kisah atau cerita.

Ciri-Ciri Narrative Text

Secara umum, terdapat 4 ciri-ciri dari Narrative Text ini. Ciri-ciri tersebut, diantaranya adalah:

  • Menceritakan suatu kisah di masa lalu.
  • Lebih menonjol ke cerita rakyat, dan merupakan cerita bersama.
  • Unsur cerita terdiri dari setting waktu dan tempat, tokoh cerita, tema cerita, suasana cerita, konflik dan penyelesaian.
  • Biasanya, tersusun dalam bentuk satu skuel ataupun beberapa skuel.

Jenis-Jenis Narrative Text

Ada beberapa jenis dari Narrative Text ini, berikut beberapa jenis-jenisnya:

  • Fairy tale,
  • Mystery,
  • Science fiction,
  • Romance,
  • Horror,
  • Fable,
  • Myth and legend,
  • History,
  • Slice of life,
  • Personal experience,
  • Dan lain sebagainya…

Generic Structure Narrative Text

Ketika ingin membuat Narrative Text, ada beberapa hal yang harus di perhatikan. Salah satunya adalah Generic Structure of Narrative Text. Ada pun strukturnya adalah sebagai berikut:

Orientation

Merupakan bagian awal yang berisi tentang perkenalan cerita, seperti pengenalan karakter, tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita dan lain sebagainya.

Complication

Merupakan bagian yang menampilkan permasalahan atau konflik yang terjadi di dalam sebuah cerita teks naratif Bahasa Inggris. Bagian ini adalah bagian inti dari sebuah Narrative text.

Resolution

Merupakan bagian akhir yang menceritakan tentang solusi dan penyelesaian dari suatu konflik atau permasalahan yang terjadi di dalam cerita tersebut. Bagian ini juga menjadi bagian akhir dari cerita.

Kebahasaan Narrative Text

Dalam membuat Narrative Text, tidak boleh sembarangan. Ada kaidah kebahasaan khusus yang harus Anda ketahui. Berikut ciri-ciri kebahasaan Narrative Text, diantaranya:

  • Menggunakan penanda waktu lampau.
  • Menggunakan bahasa bercerita supaya tidak terkesan formal, dan agar mudah untuk dicerna.
  • Menggunakan beragam jenis tanda baca dan jenis-jenis kata seperti: kata benda, kata sifat, kata keterangan dan kata kerja.
  • Menggunakan kata kerja aktif dan pasif.
  • Berisi dialog, monolog, dan narasi cerita.
  • Dalam satu kalimat tidak selalu terdiri dari subjek, predikat, objek, dan keterangan.

Kalimat Narrative Text

Berikut ini adalah contoh kalimat Narrative Text, silahkan Anda perhatikan baik-baik dan pelajari:

  • It was a time where a knight heard about the contest to fight for the king’s daughter.
  • Once upon a time, there was witch living alone in the jungle.
  • One day, there was a hungry crocodile waiting for the prey near the lake in the jungle.

Contoh Narrative Text Singkat

Setelah Anda tahu dan paham tentang Narrative Text, berikut saya lampirkan beberapa contoh Narrative Text yang di rangkum dari berbagai sumber. Berikut diantaranya:

*Fox and A Cat*

One day a cat and a fox were having a conversation. The fox, who was a conceited creature, boasted how clever she was. ‘Why, I know at least a hundred tricks to get away from our mutual enemies, the dogs,’ she said.

‘I know only one trick to get away from dogs,’ said the cat. ‘You should teach me some of yours!’
‘Well, maybe some day, when I have the time, I may teach you a few of the simpler ones,’ replied the fox airily.

Just then they heard the barking of a pack of dogs in the distance. The barking grew louder and louder – the dogs were coming in their direction! At once the cat ran to the nearest tree and climbed into its branches, well out of reach of any dog. ‘This is the trick I told you about, the only one I know,’ said the cat. ‘Which one of your hundred tricks are you going to use?’

The fox sat silently under the tree, wondering which trick she should use. Before she could make up her mind, the dogs arrived. They fell upon the fox and tore her to pieces.

Moral : A single plan that works is better than a hundred doubtful plans.

Terjemahan:
*Rubah dan Seekor Kucing*

Suatu hari kucing dan rubah sedang bercakap-cakap. Rubah, yang adalah makhluk sombong, membual tentang betapa pintarnya dia. “Kenapa, aku tahu setidaknya seratus trik untuk menjauh dari musuh kita bersama, anjing,” katanya.

“Saya hanya tahu satu trik untuk menjauh dari anjing,” kata kucing. “Kamu harus mengajariku beberapa trik mu!”

“Yah, mungkin suatu hari, ketika saya punya waktu, saya mungkin mengajarkan kamu beberapa trik yang sederhana,” jawab rubah ringan.

Sesaat kemudian mereka mendengar gonggongan sekawanan anjing di kejauhan. menggonggong semakin keras – anjing datang menuju ke arah mereka! Seketika kucing berlari ke pohon terdekat dan naik ke cabang-cabangnya, di luar jangkauan dari setiap anjing. ‘Ini adalah trik saya katakan tadi, satu-satunya yang saya tahu, “kata kucing. ‘ mana salah satu dari seratus trik anda yang anda akan gunakan?’

Rubah duduk diam di bawah pohon, bertanya-tanya trik apa yang dia harus gunakan. Sebelum dia bisa mengambil keputusan, anjing tiba. Mereka menyergap rubah dan mencabik-cabiknya.

Pesan Moral: Sebuah rencana tunggal yang bekerja lebih baik dari seratus rencana diragukan.


*True Friends*

Once upon a time, there were two close friends who were walking through the forest together. They knew that anything dangerous can happen any time in the forest. So they promised each other that they would always be together in any case of danger.

Suddenly, they saw a large bear getting closer toward them. One of them climbed a nearby tree at once. But unfortunately the other one did not know how to climb up the tree. So being led by his common sense, he lay down on the ground breathless and pretended to be a dead man.

The bear came near the one who was lying on the ground. It smelt in his ears, and slowly left the place because the bears do not want to touch the dead creatures. After that, the friend on the tree came down and asked his friend that was on the ground, “Friend, what did the bear whisper into your ears?” The other friend replied, “Just now the bear advised me not to believe a false friend”.

Moral: A true friend in need is a friend indeed.

Terjemahan:
*Teman Sejati*

Pada suatu hari di masa lau, ada dua orang berteman dekat yang berjalan melewati hutan bersama-sama. Mereka tahu bahwa di hutan bisa saja terjadi sesuatu yang berbahaya setiap saat. Oleh karena itu, dari awal mereka saling berjanji bahwa mereka akan selalu bersama-sama meski dalam keadaan bahaya sekalipun.

Tiba-tiba, mereka melihat ada beruang besar yang semakin mendekat ke arah mereka. Kemudian seketika salah satu dari mereka memanjat pohon terdekat. Tetapi sayangnya teman yang satu lagi tidak tahu bagaimana caranya memanjat pohon. Jadi dia hanya terdorong oleh akal sehatnya, kemudian ia berbaring di tanah, menahan napasnya, dan berpura-pura menjadi orang yang sudah mati.

Kemudian beruang itu datang dan mendekati orang yang sedang berbaring di tanah tersebut. Beruang itu pun mencium-cium telinganya, dan perlahan-lahan meninggalkan tempat tersebut karena beruang tidak mau menyentuh makhluk yang sudah mati. Setelah itu, temannya yang di pohon turun ke bawah dan bertanya kepada temannya yang berbaring di tanah itu, “Teman, apa yang beruang bisikkan ke telingamu?”, si temannya itu menjawab, “Tadi beruang itu mengatakan kepada saya untuk tidak percaya terhadap teman palsu”.

Pesan Moral: Seorang teman sejati yang kita butuhkan adalah teman yang sebenarnya.


*The Ant and the Dove*

One hot day, an ant was seeking for some water. After walking around for a moment, she came to a spring. To reach the spring, she had to climb up a blade of grass. While making her way up, she slipped and fell unintentionally into the water.

She could have sunk if a dove up a nearby tree had not seen her. Seeing that the ant was in trouble, the dove quickly put off a leaf from a tree and dropped it immediately into the water near the struggling ant. Then the ant moved towards the leaf and climbed up there. Soon it carried her safely to dry ground.

Not long after at that, there was a hunter nearby who was throwing out his net towards the dove, hoping to trap it in this way.

Guessing what he should do, the ant quickly bit him on the heel. Feeling the pain, the hunter dropped his net and the dove flew away quickly from this net.

The morality: One good turn deserves another.

Terjemahan:
*Semut dan Merpati*

Pada suatu hari yang panas, seekor semut sedang mencari air. Setelah berkeliling sejenak, dia sampai ke sebuah mata air. Untuk mencapai mata air itu, dia harus memanjat rumput. Ketika ia memanjat ke atas, ia terpeleset dan tanpa sengaja jatuh ke dalam air.

Dia mungkin tenggelam jika burung merpati di atas pohon di dekatnya tidak melihatnya. Melihat bahwa semut dalam kesulitan, burung merpati cepat memetik daun dari pohon dan langsung menjatuhkannya ke dalam air dekat semut yang mencoba menyelamatkan diri itu.

Kemudian semut bergerak menuju daun dan naik ke atasnya. Segera terbawa dengan selamat ke tanah kering. Tidak lama setelah saat itu, ada seorang pemburu yang membuang jaring ke arah burung merpati, berharap untuk menjebaknya dengan cara ini.

Berfikir sejenak tentang apa yang harus ia lakukan, kemudian semut cepat menggigit tumit orang tersebut. Merasakan sakit, pemburu menjatuhkan jaringnya dan kemudian burung merpati terbang cepat keluar dari jarring tersebut.

Pesan Moral: Satu perbuatan baik layak mendapat kebaikan yang lain .


*An Ugly Chick*

One day, at the farm there was a hen with her 7 eggs. The one of those eggs was too big for the usual hen’s egg. The hen did not understand how she had that egg but she still took care of it.

At one morning, all of those eggs cracked. There were six cute yellow chicks and one big black and ugly chick.

The mother did not understand why one of his chicks was too big and black and ugly. That ugly chick also grew too fast than the other six chicks.

All chicken at that farm laughed at that ugly chick and every day they mocked him.

That ugly chick was so sad. He felt different and ugly and he was so shy of his appearance.

One day, the ugly chick decided to run away from the farm.

He asked the other bird about his kind but there was no bird knew about him. He was more and more sad and lonely.

He walked slowly near the river to get food. He saw his appearance at the river and it was true that he was so ugly and different from the other chicks.

When the ugly chick went alone, a man come and caught him. The man took it home and kept it in a stall.

Every day that man gave some food and water for that ugly chick. He was saved actually but he felt alone inside that stall.

He can see the other chicken outside the stall. He did not understand why that man did not release him outside the stall.

The chick grew bigger and he did not know how long he had been in the stall so far.

He did not know yet how he looked like after he grew bigger.

What he knew was that all chickens on that farm were afraid of him. That made him became more and more sad and felt ugly.

One day, the man released him outside that stall because its stall was not enough for his size.

He can feel a little bit happier because finally he could walk around.

He saw a big and beautiful bird came close to him. That bird was as big as him and has so very beautiful feather. He was afraid and the he run away.

Near the pool at that farm, finally he can see his appearance. He was the same with the big bird he had seen before.

Then he understood that he was not a chicken but a bird. Then he came to that bird and asked about his kind. He told all of his sad stories to that bird.

Finally, he knew that he was a peacock and he was happy because he was not alone and ugly anymore. He was a beautiful peacock with his new family.

Terjemahan:
*Anak Ayam Buruk Rupa*

Pada suatu hari, di sebuah peternakan ada seekor induk ayam yang memiliki 7 butir telur. Salah satu dari ketujuh telur tersebut berukuran terlalu besar dari telur biasanya. Induk ayam itu tidak mengerti kenapa ia memiliki telur tersebut namun ia tetap mengeraminya

Pada suatu pagi, semua telur itu menetas. Ada enam anak ayam berwarna kuning dan imut serta satu anak ayam yang berwarna hitam dan besar.

Induk ayam tersebut tidak mengerti kenapa ada satu anaknya yang berukuran terlalu besar, hitam serta buruk rupa. Anak ayam buruk rupa itu juga tumbuh terlalu besar jika dibanding dengan keenam anak ayam lainnya.

Semua ayam di peternakan itu menertawakan kehadiran anak ayam buruk rupa dan setiap hari mereka menghinanya.

Anak ayam buruk rupa itu sangat sedih. Ia merasa berbeda dan jelek dan malu atas penampilan tubuhnya.

Suatu hari anak ayam buruk rupa itu memutuskan untuk kabur dari peternakan.

Ia bertanya kepada burung-burung lainnya tentang jenisnya namun tak satupun yang tahu tentang dirinya. Ia merasa sangat sedih dan kesepian.

Ia berjalan perlahan di tepi sungai untuk mencari makanan. Ia melihat penampilannya di sungai itu dan benar bahwa ia tampak sangat buruk serta berbeda dengan anak ayam lainnya.

Ketika anak ayam buruk rupa itu pergi sendirian, seorang lelaki datang dan menagkapnya. Lelaki itu membawanya ke rumah dan memeliharanya di dalam kandang.

Setiap hari lelaki itu memberinya makanan dan air. Ia sebenarnya aman namun ia merasa sendirian dan kesepian di dalam kandang tersebut.

Ia bisa melihat ayam-ayam lainnya berada di luar kandang. Ia tak mengerti kenapa lelaki itu tidak melepasnya di luar kandang.

Anak ayam buruk rupa itu akhirnya tumbuh semakin besar dan ia tak tahu sudah berapa lama ia tinggal dalam kandang tersebut.

Ia juga tak tahu bagaimana rupanya setelah ia tumbuh besar.

Yang ia tahu adalah semua ayam di peternakan itu takut padanya. Hal itu membuatnya semakin sedih dan semakin merasa buruk rupa.

Suatu hari, lelaki itu melepaskannya ke luar kandang karena ukuran tubuhnya tak lagi cukup untuk tinggal di dalam kandang itu.

Ia bisa merasa sedikit bahagia karena akhirnya ia bisa berjalan-jalan keluar.

Ia melihat seekor burung besar yang cantik datang mendekatinya. Burung itu berukuran sama besar dengan ukuran tubuhnya dan memiliki bulu-bulu yang indah. Ia sangat takut dan kemudian ia berlari menjauh.

Di dekat kolam di peternakan itu, akhirnya ia bisa melihat wujudnya. Ia sama dengan burung yang tadi ia lihat.

Ia kemudian paham bahwa ia bukanlah ayam, melainkan seekor burung. Lalu ia mendekati burung tersebut dan menanyakan tentang jenisnya. Ia menceritakan seluruh pengalaman menyedihkan kepada burung tersebut.

Akhirnya ia tahu bahwa ia adalah seekor merak dan ia sangat bahagia karena ia tak lagi sendiri dan buruk rupa. Ia adalah seekor merak cantik bersama dengan keluarga barunya.

Baca Juga: Contoh Recount Text

Nah, itulah dia kumpulan contoh narrative text beserta artinya dan penjelasan. Semoga contoh diatas dapat menjadi reffrensi bagi Anda dalam membuat dan juga memahami Narrative Text.

Jumaldi Kurnia Rizki Seorang yang memiliki banyak kekurangan, namun berusaha mengubah itu semua menjadi secuil kelebihan. Bismillah...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *