Jumaldi Kurnia Rizki Seorang yang memiliki banyak kekurangan, namun berusaha mengubah itu semua menjadi secuil kelebihan. Bismillah...

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

2 min read

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Faktor Pendorong Perubahan Sosial – Dalam perubahan sosial, biasanya akan terjadi dalam kurun waktu tertentu. Bisa cepat / lancar, maupun lambat / tersendat-sendat. Semuanya tergantung dari kondisi sekitar dan juga masyarakat itu sendiri.

Umumnya, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan proses perubahan sosial tersbt menjadi cepat / lancar.

Nah, dibawah ini akan saya rangkum beberapa faktor pendorong perubahan sosial. So, silahkan kalian simak baik-baik artikel ini sampai tuntas untuk memahami faktor perubahan sosial. Berikut ulasannya.

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Terdapat beberapa faktor pendorong dalam perubahan sosial, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Kontak Dengan Kebudayaan Lain

Faktor yang pertama adalah kontak dengan kebudayaan lain. Ini merupakan faktor yang memiliki pengaruh cukup besar dalam mendorong suatu perubahan sosial.

Hal tersebut dikarenakan adanya sikap terbuka dari suatu masyarakat dengan kebudayaan lain. Yang dimana, akan menimbulkan kontak budaya. Dan tentu, hal ini akan menjadi salah satu faktor pendorong perubahan sosial.

Nantinya, masyarakat akan mengikuti alur dari kebudayaan lain tersebut. Sehingga, akan mengarah pada hal-hal yang positif.

Dengan begitu, maka akan dapat mengurangi prasangka kejelekan terhadap kebudayaan lain. Dan tentu saja, hal ini akan mencegah bahkan menghindari terjadinya konflik-konflik sosial.

2. Sistem Pendidikan yang Maju

Secara sederhana, sistem dapat diartikan sebagai jumlah dari keseluruhan / bagian yang tidak bisa berpisah satu sama lainnya. Sehingga, setiap bagiannya dapat saling berhubungan satu sama lain untuk mencapai hasil yang diharapkan berdasarkan tujuan yang telah ditentukan.

Nah, didalam pendidikan. Sistem yang baik itu harus mampu mengorganisir daya kreasi, inovasi, sikap, dan intelektual para peserta didik dengan fasilitas yang mendukung kegiatan belajar mengajar. Dengan begitu, maka dianggap dapat mendorong perubahan sosial ke arah kemajuan.

3. Keinginan Masyarakat untuk Maju

Faktor internal, seperti keinginan masyarakat untuk maju merupakan salah satu faktor pendorong perubahan sosial.

Keinginan untuk memperbaiki keadaan adalah penyebabnya. Biasanya, keinginan tersebut meliputi berbagai macam bidang. Minsalnya saja, dalam ekonomi, pendidikan, budaya, dan organisasi-organisasi sosial.

4. Sikap Menghargai Hasil Karya

Penghargaan yang diperoleh masyarakat, seperti penghargaan Adipura. Biasanya, dapat memberikan motivasi kepada masyarakat agar bisa berusaha lebih baik lagi dalam melakukan perubahan, baik untuk diri-sendiri maupun bersama. Selain itu, penghargaan juga dapat memberi semangat untuk menjadi masyarakat yang lebih baik.

5. Sistem Lapisan Masyarakat Terbuka

Faktor selanjutnya adalah sistem lapisan masyarakat terbuka. Sistem ini mampu memberikan kesempatan kepada setiap orang yang berkompeten untuk melakukan peubahan status sosial dalam hidupnya.

6. Penduduk yang Heterogen

Heterogenitas merupakan suatu bentuk dari perbedaan antara satu sama lain, yang mencangkup aspek yang cukup luas. Contohnya seperti kultur, selera sampai pandangan politik.

Umumnya, semakin kompleks keberagaman, maka semakin dinamis pula kehidupan masyarakatnya.

Selain itu, penduduk yang heterogen juga memiliki banyak sekali ide dan juga opini. Keberagaman ide dan opini tersebut, membuat para penduduk terus melahirkan inovasi-inovasi baru.

7. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Berbagai Bidang Kehidupan

Kekurangan dalam kehidupan, memang menjadi pemicu utama yang mendorong masyarakat untuk berubah. Minsalnya saja, mereka yang terisolasi. Pasti, mereka ingin suatu perubahan yang akan membuat hidup mereka menjadi lebih baik. Oleh sebab itulah, perlu dilakukan perubahan yang diharapkan.

Sejatinya, kekurangan-kekurangan tersebut dapat terpenuhi jika mereka menjalin hubungan dengan masyarakat lain. Yang artinya, secara tidak langsung mereka mulai berbenah dan merubah pola pikirnya untuk menerima hal-hal baru dan baik dari kebudayaan yang di luar masyarakat itu sendiri.

8. Orientasi pada Masa Depan

Faktor pendorong perubahan sosial lainnya adalah orientasi pada masa depan. Biasanya, masyarakat yang memiliki orientasi pada kehidupan dimasa depan akan lebih cepat dalam menerima proses perbuahan sosial.

Hal tersebut dikarenakan pola pikir dari masyarakat itu sendiri yang kepengen maju, dan memiliki tujuan yang ingin dicapai.

Maka, secara otomatis keinginan perubahan itu akan muncul. Selain itu, orientasi pada masa depan juga akan mendorong masyarakat untuk bersikap terbuka dalam menerima dan menyesuaikan nilai-nilai sosial yang berdasarkan perkembangan budaya global.

9. Tingginya Rasa Toleransi

Selanjutnya, adalah karena tingginya rasa toleransi. Yang dimana, hal ini menyebabkan / memicu pada perubahan sosial.

Toleransi adalah sikap yang menjunjung perbedaan dan menghargai tanpa memandang ras, agama, dan kebudayaan lain lebih rendah. Sikap ini sudah dimiliki oleh negara-negara maju, seperti Kota London minsalnya.

10. Faktor Internalisasi Hakekat Manusia

Yang terakhir adalah faktor internalisasi hakekat manusia. Ini merupakan salah satu faktor pendorong perubahan sosial…

Faktor internal, dapat menjadi pengaruh untuk mendorong perubahan sosial. Biasanya, hal ini ditandai dengan munculnya sifat dan hakekat manusia yang selalu ingin merubah pola hidupnya menjadi lebih baik.

Contoh Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Tidak lengkap rasayanya, jika saya tidak melampirkan contohnya. Nah untuk itulah, berikut contoh faktor pendorong perubahan sosial:

Adanya gerakan perubahan melalui edukasi film korupsi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan bekerjasama dengan semua pihak.

Film ini dilakukan dan ditayangkan guna memberikan edukasi yang postif kepada generasi muda, tentang bahaya dan dampaknya dari korupsi.

Setelah film ini ditayangkan, harapannya akan mampu memberikan dampak langsung kepada generasi muda agar kedepan tidak melakukan tindakan korupsi yang memang tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan dalam bentuk apapun.

Upaya ini dilakukan karena adanya masalah yang timbul, salah satunya karena tingginya angka korupsi yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Dampak Negatif Perubahan Sosial

Demikianlah penjelasan yang dapat saya bagikan kali ini tentang faktor pendorong perubahan sosial. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda semua yah. Terima kasih.

Jumaldi Kurnia Rizki Seorang yang memiliki banyak kekurangan, namun berusaha mengubah itu semua menjadi secuil kelebihan. Bismillah...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *