Jumaldi Kurnia Rizki Seorang yang memiliki banyak kekurangan, namun berusaha mengubah itu semua menjadi secuil kelebihan. Bismillah...

Sifat Wajib dan Mustahil Allah

4 min read

Sifat Wajib dan Mustahil Allah

Sebagai umat muslim, sudah sepatutnya kita mengetahui dan menghafal sifat-sifat yang dimiliki Allah SWT. Adapun sifat-sifat Allah tersebut, terbagi menjadi dua kategori. Yakni, sifat wajib dan sifat mustahil Allah.

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membagikan ulasan tentang sifat-sifat Allah. Mulai dari pengertianya, hingga macam-macam sifat wajib dan mustahil Allah. Berikut ulasannya.

Pengertian Sifat-Sifat Allah

Sebelum masuk ke inti pembahasan, ada baiknya kita mengetahui pengrtia-nnya terlebih dahulu.

Pengertian sifat-sifat Allah adalah sifat yang dimiliki oleh Allah SWT yang maha agung dan maha sempurna. Dan, sifat-sifat tersebut ada banyak sekali macam. Seperti yang kita ketahui, bahwa tidak ada yang sempurna kecuali Allah SWT.

Oleh sebab itu, kita sebagai umat muslim sudah seharusnya mempercayai adanya sifat-sifat yang di miliki oleh Allah SWT yang maha sempurna dan tidak terhingga tersebut.

Sifat-Sifat Wajib Allah

Sifat wajib adalah sifat yang pasti dan jelas ada pada Allah SWT. Berikut 20 sifat wajib Allah beserta penjelasanya, diantaranya adalah:

Wujud (Ada)

Maksudnya, Allah adalah Dzat yang pasti ada. Dia berdiri sendiri, tidak diciptakan oleh siapapun, dan tidak Ada tuhan selain Allah SWT.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudia ia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi Syafa’at 1190. Maka kamu tidak memperhatikan?” (QS. As – Sajadah : 4)

“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan selain Aku, maka sembahlah aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”. (QS. Thaha : 14)

Qidam (Terdahulu/Awal)

Dialah sang pencipta yang menciptakan alam semesta beserta isinya. Maksudnya, Allah telah ada lebih dulu daripada apa yang diciptakannya. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dialah yang awal dan yang akhir. Yang zhahir dan yang bathin, dan Dia maha mengetahui segala sesuatu”. (QS. Al – Hadid : 3)

Baqa’ (Kekal)

Maksudnya Allah maha kekal. Tidak akan punah, binasa, atau mati. Dia akan tetap ada selamanya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Tiap – tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. BagiNya-lah segala penentuan, dan hanya kepadaNya-lah kamu dikembalikan”. (QS. Al – Qasas : 88)

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa. Dan tetap kekal wajah Rabb mu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan”. (QS. Ar – Rahman : 26-27)

Mukholafatul Lilhawaditsi (Berbeda dengan makhluk ciptaanya)

Allah sudah pasti berbeda dengan ciptaanya. Dialah dzat yang Maha Sempurna dan Maha Besar. Tidak ada sesuatupun yang mampu menandingi dan menyerupai keagunganNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”. (QS. Al – Ikhlas : 4)“Tidak ada satupun yang serupa dengan Dia dan Dialah yang Maha Mendengan dan Melihat”. (QS. Asy – Syura : 11)

Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri sendiri)

Maksudnya Allah itu berdiri sendiri, tidak bergantung pada apapun dan tidak membutuhkan bantuan siapapun.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Sesungguhnya Allah benar – benar Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta”. (QS. Al – Ankabut : 6)

Wahdaniyah (Tunggal/Esa)

Allah maha esa atau tunggal. Maksudnya, tidak ada sekutu bagiNya. Dialah satu – satunya Tuhan pencipta alam semesta.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Seandainya di langit dan di bumi ada tuhan – tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu akan binasa”. (QS Al – Anbiya : 22)

Qudrat (Berkuasa)

Maksudnya, Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada yang bisa menandingi kekuasaan Allah SWT.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

Iradat (Berkehendak)

Maksudnya, apabila ALlah berkehendak maka jadilah hal itu dan tidak ada seorangpun yang mampu mencegahNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhan mu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

‘ilmun (Mengetahui)

Maksudnya, Allah SWT Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Baik yang tampak maupun yang tidak tampak.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”. (QS. Qaf : 16)

Hayat (Hidup)

Allah SWt adalah Maha Hidup, tidak akan pernah mati, binasa, ataupun musnah. Dia kekal selamanya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup (kekal) yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya”. (QS. Al – Furqon : 58)

Sama’ (Mendengar)

Maksudnya, Allah Maha Mendengar baik yang diucapkan maupun yang disembunyikan dalam hati.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan Allah-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al – Maidah : 76)

Basar (Melihat)

Maksudnya, Allah melihat segala sesuatu. Pengelihatan Allah tidak terbatas. Dia mengetahui apapun yang terjadi di dunia ini.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan Allah melihat atas apa yang kamu kerjakan”. (QS. Al – Hujurat : 18)

“Dan perumpamaan orang – orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buah dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat”. (QS Al – Baqarah : 265)

Qalam (Berfirman)

Allah itu berfirman. Dia bisa berbicara atau berkata secara sempurna tanpa bantuan dari apapun. Terbukti dari adanya firmanNya dari kitab – kitab yang diturunkan lewat para Nabi.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan kami) pada waktu yang telah kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya”. (QS. Al – A’raf : 143)

Qadiran (Berkuasa)

Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di alam semesta.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Hampir kilat itu menyambar pengelihatan mereka. Setiap kali sinar itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. jika Allah menghendaki, niscaya dia melenyapkan pendengaran dan pengelihatan mereka. Sesungguhnya Allah berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al – Baqarah : 20)

Muridan (Berkehendak)

Maksudnya, bila Allah sudah menakdirkan suatu perkara maka tidak ada yang bisa menolak kehendakNya.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhan-mu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksanya terhadap apa yang Dia kehendaki”. (QS. Hud : 107)

‘Aliman (Mengetahui)

Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Baik yang ditampakan maupun disembunyikan. Tidak ada yang bisa menandingi pengetahuan Allah Yang Maha Esa.Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan Allah Maha Mengetahui sesuatu” … (QS. An – Nisa : 176)

Hayyan (hidup)

Allah adalah dzat yang hidup. Allah tidak akan mati, tidak akan tidur atau pun lengah. Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan bertakwalah kepada Allah yang hidup, yang tidak mati, dan bertasbihlah denga memuji-Nya. Dan cukuplah dia Maha Mengetahui dosa – dosa hambaNya”. (QS. Al – Furqon : 58)

Sami’an (Mendengar)

Maksudnya, Allah selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan, ataupun doa hambaNya.

Bashiran (Melihat)

Keadaan Allah yang melihat tiap-tiap yang maujudat (benda yang ada). Allah selalu melihat gerak gerik kita. Oleh arena itu, hendaknya kita selalu berbuat baik.

Mutakalliman (Berfirman atau berkata – kata)

Sama dengan Qalam, Mutakalliman juga berarti berfirman. Firman Allah terwujud lewat kitab-kitab suci yang diturunkan lewat para nabi.

Sifat-Sifat Mustahil Allah

Sifat mustahil Allah adalah kebalikan atau lawan kata dari sifat wajib Allah. Yang artinya, sifat ini tidak mungkin ada pada Allah SWT. Berikut 20 sifat-sifat mustahil Allah, diantaranya:

  1. Adam = Tiada (bisa mati)
  2. Huduth = Baharu (bisa di perbaharui)
  3. Fana’ = Binasa (tidak kekal/mati)
  4. Mumatsalatu lil hawaditsi = Menyerupai makhluknya
  5. Qiyamuhu Bighayrihi = Berdiri dengan yang lain
  6. Ta’addud = Berbilang – bilang (lebih dari satu)
  7. Ajzun = Lemah
  8. Karahah = Terpaksa
  9. Jahlun = Bodoh
  10. Mautun = Mati
  11. Shamamun = Tuli
  12. Umyun = Buta
  13. Bukmun = Bisu
  14. Kaunuhu ‘Ajizan = Zat yang lemah
  15. Kaunuhu Karihan = Zat yang terpaksa
  16. Kaunuhu Jahilan = Zat yang bodoh
  17. Kaunuhu Mayyitan = Zat yang mati
  18. Kaunuhu Asshama = Zat yang tuli
  19. Kaunuhu ‘Ama = Zat yang buta
  20. Kaunuhu Abkama = Zat yang bisu

Baca Juga: Nama Malaikat Beserta Tugasnya

Nah, itulah dia sifat wajib dan mustahil Allah. Semoga ulasan ini dapat menambah ilmu dan wawasan Anda, serta menjadi hafal dan tahu tentang sifat-sifat Allah. Sekian dan terima kasih.

Jumaldi Kurnia Rizki Seorang yang memiliki banyak kekurangan, namun berusaha mengubah itu semua menjadi secuil kelebihan. Bismillah...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *