Wandi Setiawan Seorang yang suka membaca, menulis dan menggambar serta memiliki hobi bermain bola. Tim favorit Liverpol.

Teks Rekaman Percobaan

5 min read

Teks Rekaman Percobaan

Teks Rekaman Percobaan – Saat menginjak ke kelas 9, maka Anda akan menemukan berbagai macam materi pelajaran. Salah satunya adalah materi teks rekaman percobaan.

Materi ini, merupakan bagian dari mata pelajaran Bahasa Indonesia. Nah, pada kesempatan kali ini. Saya akan membagikan penjelasan serta contoh teks rekaman percobaan secara lengkap. Berikut ulasannya.

Pengertian Teks Rekaman Percobaan

Teks Rekaman Percobaan adalah teks yang menceritakan mengenai percobaan yang dilakukan oleh penulis. Biasanya teks ini digunakan untuk melakukan percobaan, baik itu berupa karya ilmiah, pembuatan sesuatu, dan lain sebagainya.

Sepintas, teks ini sangat mirip sekali dengan teks prosedur. Tidak ada perbedaan yang mencolok dari keduanya. Oleh karena itu, ada baiknya kalau kita memahami atau mengetahui perbedaan antara keduanya.

Teks Rekaman Percobaan adalah teks yang menceritakan percobaan yang dilakukan oleh penulis. Sedangkan, Teks Prosedur adalah teks yang menceritakan tahapan / proses yang diceritakan oleh penulis.

Unsur Teks Rekaman Percobaan

Sama seperti teks prosedur, unsur pada teks rekaman percobaan juga hampir mirip / serupa. Yakni menggunakan kata bilangan atau numeralia. Contohnya seperti:

  • Sinonim dan antonim,
  • Kalimat kompleks / kalimat majemuk,
  • Kata hubung,
  • Kata rujukan,
  • Istilah teknis,
  • Kalimat perintah,
  • Dan kata bilangan..

Struktur Teks Rekaman Percobaan

Pada teks ini, terdapat 4 struktur yang sangat penting. Yaitu, struktur yang menyusun teks rekaman percobaan menjadi satu kesatuan.

Secara umum, strukturnya hampir mirip dengan teks prosedur. Hanya saja, pada teks prosedur tidak terdapat hasil dan simpulan. Adapun struktur teks rekaman percobaan tersebut ialah:

  • Tujuan serta alat dan bahan,
  • Langkah-langkah,
  • Hasil,
  • Simpulan.

Biasanya, dalam beberapa kasus percobaan. Teks rekaman percobaan juga dapat dilampirkan atau ditambahkan dengan hipotesis, kajian teori atau sebuah landasan berpikir.

Hal tersebut bertujuan agar lebih melengkapi & memperjelas laporan percobaan yang dibuat.

Contoh Teks Rekaman Percobaan

Sumber: Informazone.com

Setelah kita tahu tenteng teks tersebut, unsur, dan struktur. Maka, sekarang mari kita lihat contoh teks rekaman percobaan. Berikut beberapa contohnya:

1. Cara Membuat Jebakan Tikus Sederhana

Bagi sebagian orang, tikus merupakan hewan yang menggelikan, terkesan kotor dan mengganggu. Untuk itulah, cara untuk menghilangkan tikus salah satunya adalah dengan cara dijebak.

Nah terdapat cara membuat jebakan tikus sederhana dengan tujuan untuk menangkap tikus. Yang lebih aman daripada menggunakan cara yang tidak ramah lingkungan.

Bahan-bahan yang digunakan:

  • Ember yang berukuran besar,
  • Kaleng bekas,
  • Kawat besi,
  • Balok kayu kecil,
  • Selai kacang atau selai lainnya.

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Lubangi ember untuk meletakkan kawat, kira-kira berdiameter 6 cm, dengan ketinggian kurang lebih ¾ dari ketinggian ember.
  2. Lubangi lagi ember tersebut di bawah lubang yang pertama, lubang yang ini dibuat lebih besar agar tikus dapat masuk ke dalamnya.
  3. Buat jalan dari balok kayu kecil tadi menuju lubang yang lainnya!
  4. Buat juga lubang di kaleng bekas tadi tepat di tengah-tengah sisi atas dan bawahnya!
  5. Masukkan kawat tadi di lubang ember besar yang pertama, disusul kaleng bekas tadi. Oles kaleng bekas tadi dengan selai kacang yang sudah disiapkan. Dan jebakan tikus siap digunakan.

Hasil:

Jebakan tikus ini dapat diletakkan di tempat yang dikira menjadi hunian tikus, seperti di gudang, kamar tidur, dapur, atau tempat lain. Ingat! ini hanya jebakan, jadi tidak membunuh tikus.

Simpulan.

Jebakan tikus ini ramah lingkungan dan tidak menggunakan bahan kimia sehingga tidak berbahaya. Selain itu juga menghemat biasa, karena hanya cukup menggunakan barang bekas.

2. Membuat Taplak Meja Sederhana

Taplak meja biasa digunakan untuk menghias meja dan banyak tersedia di toko-toko dengan harga yang bisa dibilang lumayan. Tetapi daripada mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, Anda sebenarnya bisa membuat taplak meja sederhana sendiri.

Tujuan dari pembuatan taplak meja ini agar kita bisa memanfaatkan barang-barang bekas sehingga lebih bernilai dan bermanfaat.

Alat dan bahan-bahan:

  • Kain perca 1,5m,
  • Jarum dan Benang,
  • Gunting, pensil, dan kertas,
  • Jangka.

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Buatlah sketsa gambar pada kertas menggunakan jangka dengan diameter 8cm lalu gunting!
  2. Tempelkan pada kain perca lalu jiplak polanya dan gunting kain perca, ulangi hingga 60 bulatan.
  3. Jahit pinggirannya lalu tarik kemudian tali, ulangi hingga 60 bulatan!
  4. Setelah itu, rangkaikan bulatan satu dengan bulatan lain dan bentuk pola taplak meja!
  5. Setelah membentuk pola yang kamu inginkan, jahit bulatan satu sama lain.
  6. Kemudian setelah jadi membentuk taplak meja, rapikan jahitan.

Hasil:

Dan jadilah taplak meja kreasi tangan sendiri. Sekarang kamu bisa meletakkan taplak meja tersebut di meja ruang tamu atau ruang makan. Kamu bisa juga mengembangkan nya menjadi sebuah usaha yang menguntungkan!.

Kesimpulan.

Membuat taplak meja tidak lah sesulit yang dibayangkan, tetapi kamu harus telaten dan ulet. Sehingga keterampilan akan terus terlatih, sekaligus kamu bisa menghemat biaya dan bisa menambah kreativitas.

3. Cara Membuat Baterai Alami dari Kentang

Biasa kita hanya membeli baterai di toko, tapi pernahkah terbesit di pikiran Anda untuk membuat sebuah baterai alami dengan memanfaatkan kentang? WOW. Rasanya tidak terlalu masuk akal, tetapi bisa.

Tujuan dibuatnya baterai alami untuk mengantisipasi jika energi baterai yang ada habis, saat mati lampu, atau hanya sekedar untuk menambah pengetahuan kita.

Alat dan bahan yang akan digunakan:

  • Kentang,
  • Lampu LED (atau lampu bohlam kecil),
  • Kabel,
  • Penjepit buaya,
  • Lempengan tembaga,
  • Lempengan seng,
  • Untuk pengganti tembaga dan seng ini dapat digunakan isi dalam baterai yang biasanya berwarna hitam.

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Tancapkan lempengan tembaga dan seng kedalam kentang dengan jarak beberapa mm/cm, dan jangan menancapkan berdekatan.
  2. Jepit kabel ke setiap lempengan tersebut, dan hubungan dengan lampu.
  3. Perhatikan lampu, nyala atau tidak. Jika belum maka cobalah dibalik.
  4. Jika belum menyala juga, tambahkan kentang untuk menghasilkan arus listrik yang lebih besar.

Hasil:

Setelah semua langkah dilaksanakan, setidaknya Anda bisa membuat salah satu energi alternatif yang bisa di gunakan untuk keperluan atau pada saat-saat tertentu.

Simpulan.

Lampu tersebut bisa menyala karena adanya arus listrik yang mengalir. Seperti halnya baterai lampu senter, kentang dan lempengan-lempengan tersebut juga menghasilkan arus listrik walaupun sangat lemah.

Getah kentang mempengaruhi logam secara kimiawi layaknya larutan elektrolit dalam aki…

Oleh karena itu, susunan seperti ini disebut elemen galvani karena yang pertama kali mengamati proses ini dalam eksperimen ialah seorang dokter dari Italia bernama Galvani.

4. Membuat Baterai Dari Sabun

Seperti yang kita tahu baterai merupakan salah satu alat untuk menyimpan energi secara sementara. Banyak alat yang membutuhkan baterai, contohnya mouse tanpa kabel, remote tv, dan lainnya.

Nah ternyata terdapat kreasi yang unik yaitu baterai dari sabun yang bisa kita buat dengan mudah tanpa mengeluarkan banyak biaya. Pembuatan baterai ini bisa menambah kreativitas dan menambah wawasan kita.

Alat dan bahan-bahan:

  • Sabun mandi (merk apapun),
  • Kawat tembaga,
  • Aluminium dari kaleng minuman bersoda, bisa juga bekas plat nomor maupun panci,
  • Lampu LED 1 buah,
  • Gunting besi, pisau, dan kabel secukupnya.

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Potong aluminium dengan bentuk persegi panjang sebanyak 10 buah, dengan ukuran 0,5 X 10 cm
  2. Cm.
  3. Potong kawat tembaga sebanyak 10 buah dengan panjang sekitar 10 cm.
  4. Potong sabun menjadi 10 buah dengan pisau.
  5. Tancapkan potongan Aluminium dan kawat tembaga tadi pada potongan sabun berhadapan tanpa saling bersentuhan.
  6. Hubungkan potongan kawat tembaga dengan potongan Aluminium sampai semua potongan tadi saling terhubung, ujung susunan 10 sabun tadi diawali dengan kawat tembaga dan diakhiri potongan aluminium.
  7. Beri 1 atau 2 tetes air pada potongan sabun yang telah terpasang logam tembaga dan aluminium.
  8. Kabel listrik lalu dihubungkan dengan kaki lampu LED. Apabila tidak menyala kabel tersebut ditukarkan posisinya pada kaki LED tersebut.
  9. Lampu LED akan menyala selama sabun dalam keadaan basah, Apabila mati tinggal meneteskan 1, 2 tetes air pada potongan sabun.

Hasil:

Ketika proses pembuatan sudah selesai maka kamu sudah mempunyai energi alternatif. Bisa juga kamu mengembangkan kreasi ini sehingga bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Kesimpulan.

Kita bisa memanfaatkan bahan disekitar kita untuk membuat energi, misalnya dengan menggunakan bahan wortel, kentang, jeruk nipis, dan lainnya. Bahan bisa digunakan untuk membuat baterai asalkan kandungan pH diatas 7.

5 Membuat Perangkat Nyamuk Sederhana

Pada saat kita tidur, baik siang maupun malam hari, selalu saja ada makhluk kecil bersayap yang mengganggu tidur kita. Ya, makhluk kecil bersayap tersebut bernama nyamuk.

Hal ini mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang sepele dan dapat diatasi dengan menyemprotkan cairan pembasmi nyamuk yang banyak beredar di pasar. Namun, tahukah Anda jika cairan pembasmi tersebut mengandung berbagai bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan kita?

Untuk mengatasi hal tersebut, kini terdapat cara alternatif yang lebih aman untuk menangkap dan memerangkap nyamuk. Cara membuatnya cukup sederhana dan bahan untuk membuatnya pun dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Alat dan bahan-bahan:

  • Botol plastik bekas ukuran 1,5 liter,
  • 200 ml air,
  • 50 gram gula merah,
  • 1 gram ragi,
  • Pisau.

Langkah-langkah pembuatan:

  1. Potong botol plastik di tengah, Simpan bagian atas botol.
  2. Campur gula merah dengan air panas, biarkan hingga dingin dan kemudian tuangkan di separuh bagian potongan bawah botol.
  3. Tambahkan ragi dan tidak perlu diaduk, ini akan menghasilkan karbondioksida.
  4. Pasang potongan botol bagian atas dengan posisi terbalik seperti corong.
  5. Bungkus botol dengan sesuatu yang berwarna hitam, kecuali bagian atas, dan letakkan di beberapa sudut rumah Anda.

Hasil:

Setelah melalui langkah-langkah pembuatan, kini alat perangkap nyamuk yang sederhana serta cukup ampuh telah berhasil dibuat. Dan perangkap nyamuk ini bisa digunakan malam ataupun pagi.

Kesimpulan.

Perangkap nyamuk ini lebih aman dibandingkan dengan perangkat nyamuk yang terbuat dari cairan kimia. Alat ini bisa digunakan di pojok kamar maupun tempat tidur. Dalam 1 minggu, Anda akan melihat banyak nyamuk yang berada dalam botol.

Baca Juga:

Demikianlah yang dapat saya bagikan kali ini tentang teks rekaman percobaan secara lengkap. Mulai dari pengertiannya, unsur, struktur, dan contoh. Semoga bermanfaat dan terima kasih. (Reff)

Wandi Setiawan Seorang yang suka membaca, menulis dan menggambar serta memiliki hobi bermain bola. Tim favorit Liverpol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *