Eci Desi Cewek Tomboy, suka main, hobi Traveling dan Baca Novel. Saat ini menjadi penulis tetap di Scholtrek.com.

Tembang Kinanthi

4 min read

Tembang Kinanthi

Tembang Kinanthi – Tembang kinanthi merupakan tembang yang mejelaskan pembentukan jati diri dan juga tholabul ilmi. Secara umum, tembang kinanthi ini tidak jauh berbeda dengan tembang macapat lainnya.

Yakni, memiliki arti yang sangat dalam dan juga luhur. Namun, tembang ini tetap memiliki perbedaan dan keistimewaan tersendiri.

Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan beberapa contoh-contoh dari tembang kinanthi ini lengkap beserta arti. So, buat kalian yang penasaran. Berikut ulasannya.

Tembang Macapat Kinanthi

Macapat kinanthi adalah tembang yang menggambarkan sosok anak muda yang sedang tumbuh dewasa. Dalam tembang ini, anak tersebut akan diingatkan oleh pengalaman yang tersimpan sedari ia kecil hingga dewasa sebagai sebuah sikap.

Dan sikap tersebutlah, yang akan membimbingnya menjadi seseorang yang bekarakter. Sederhananya, tembang kinanthi ini berisikan sebuah bimbingan dan tuntunan yang dilakukan oleh orang tua kepada anak-anak.

Watak Tembang Kinanthi

Dalam bahasa Jawa, kata kinanthi sendiri memiliki arti yang sama dengan kata gandheng, kanthi, serta kanthil. Yang mana, memiliki arti kasih sayang, kebahagiaan serta keteladanan hidup.

Kata-kata tersebut merupakan watak dari tembang kinanthi…

Pada setiap lirik-lirik lagunya juga terdapat makna yang dalam, seperti untuk menyampaikan sebuah wejangan, nasihat hidup serta juga seputar ungkapan cinta atau kasih sayang.

Aturan Tembang Kinanthi

Sama seperti tembang macapat lainnya, tembang kinanthi juga memiliki beberapa aturan. Diantaranya adalah:

  • Mempunyai Guru Gatra = 6
  • Mempunyai Guru Wilangan = 8,8,8,8,8,8
  • Mempunyai Guru Lagu = u, i, a, i, a, i

Aturan-aturan tersebut memiliki arti masing-masing. Seperti gatra, yang memiliki 6 baris atau bait. Wilangan, yang memiliki 8 baris atau bait. Dan Lagu, yang harus berakhir dengan vokal U & I.

Makna Tembang Kinanthi

Makna tembang kinanthi ini, mengisahkan masa-masa pembelajaran seorang anak untuk menjadi manusia yang utuh. Ini merujuk pada seorang anak yang di didik oleh orang tuanya dengan nasehat.

Umumnya, mereka tidak mungkin bisa dilepaskan begitu saja tanpa adanya arahan dan juga bimbingan dari orang tua mereka.

Sebab, anak-anak perlu menerima pengalaman dan juga pengajaran yang baik, supaya terbentuk kepribadian yang baik, kecerdasan, dan juga perilaku sosial yang benar. Dan hal ini, hanya bisa diperoleh dari lingkungan dan pergaulan yang baik.

Contoh Tembang Kinanthi

Setelah kalian tahu mengenai tembang kinanthi, tak lengkap rasanya jika tanpa adanya contoh. Nah untuk itulah, berikut beberapa contoh tembang kinanthi yang saya rangkum dari berbagai sumber:

*Contoh 1*

Kinanthi panglipur wuyung
Rerenggane prawan sunthi
Durung pasha doyan nginang
Tapih pinjung tur mantesi
Mendah gene yen diwasa
Bumi langit gonjang ganjing

Artinya:
Disertai dengan penghibur kasmaran cinta
Hiasannya perawan kencur
Yang belum bisa makan kinang
Mengenakan kain panjang dan selaras
Apalagi jika nanti kalau sudah dewasa
Bumi dan langit pasti akan gegap gempita


*Contoh 2*

Padha gulangen ing kalbu
Ing sasmita amrip lantip
Aja pijer mangan nendra
Ing kaprawiran den kaesthi
Pesunen sarinira
Sudanen dhahar lan guling

Artinya:
Latihlah di dalam hatimu
Tentang suara hati agar menjadi pandai
Jangan hanya makan dan tidur
Turutilah jiwa ksatria
Kendalikanlah anggota tubuhmu
Kurangilah makan dan minum


*Contoh 3*

Dadia lakunireku
Cegah dhahar lawan guling
Lan aja sukan-sukan
Anganggoa sawatawis
Ala watake wong suka
Nyuda prayitnaning batin

Artinya:
Jadikanlah kebiasaan
Menahan makan dan tidur
Dan janganlah bersuka ria
Ambil dan pergunakan secukupnya
Tidak baik watak orang yang bersuka – suka
Dapat mengurangi kewaspadaan batin


*Contoh 4*

Anoman malumpat sampun
Prapteng witing nagasari
Mulat mangandhap katingal
Wanodyayu kuru aking
Gelung rusak wor lankisma
Kangiga-iga kaeksi

Artinya:
Anoman telah melompat
Datang dan menaiki pohon nagasari
Memandangi ke arah bawah dan terlihat
Seorang wanita yang kurus kering
Gelungnya telah rusak bercampur tanah
Terlihat iganya yang kurus


*Contoh 5*

Nadyan asor wijilipun
Yen kalakuane becik
Utawa sugih carita
Carita kang dadi misil
Iku pantes raketana
Darapin mundhak kang budi

Artinya:
Meskipun terlahir dari kalangan bawah
Jika memiliki perilaku yang baik
Atau banyak pengalaman
Pengalaman yang bisa dijadikan sebuah pelajaran
Itu pantas untuk didekati
Tujuannya untuk memperbaiki budi pekerti


*Contoh 6*

Yen wis tinitah wong agung
Aja sira nggunggung dhiri
Aja leket lan won gala
Kang ala lakunireki
Nora wurung ngajak-ajak
Satemah anunulari

Artinya:
Jika sudah ditakdirkan untuk menjadi orang yang terhormat
Janganlah engkau menyombongkan diri
Jangan bersahabat dengan orang yang jahat
Yang memiliki perilaku buruk
Yang bisanya selalu mengajak-ajak
Akhirnya hanya akan menularkannya


*Contoh 7*

Yen wong anom pan wis tamtu
Manut marang kang ngadhepi
Yen kang ngadhep akeh bangsat
Datan wurung bisa cuti
Yen kang ngadhep keh durjana
Nora wurung bisa maling

Artinya:
Jika orang muda memang sudah pasti
Mengikuti apa saja yang menjadi pedomannya
Jika yang menjadi pedoman banyak yang jahat
Akhirnya pun dapat berwatak jahat
Jika yang menjadi pedoman banyak yang mencuri
Akhirnya akan mengetahui ilmu pencuri


*Contoh 8*

Sanajan to nora milu
Pasthi wruh solahing maling
Kaya mangkono sabarang
Panggawe ala puniki
Sok weruha nuli bisa
Yeku panuntuning eblis

Artinya:
Walaupun tidak ikut mencuri
Pasti akan mengerti perilaku mencuri
Seperti itulah dalam sebuah pergaulan
Perbuatan yang jelek itu
Jika sudah mengetahui maka akan bisa melakukannya
Itulah arahan dan ajakan iblis


*Contoh 9*

Panggawe becik puniku
Gampang yen wus den lakoni
Angel yen durung kalakyan
Aras – arisen nglakoni
Tur iku den lakonana
Mupangati badaneki

Artinya:
Perbuatan yang baik itu
Mudah jika sudah dijalankan
Sulit jika belum dilaksanakan
Karena bermalas malasan untuk memulainya
Namun jika telah dijalani
Bermanfaat bagi diri sendiri


*Contoh 10*

Sapa sira sapa ingsun
Angalunyat sarta edir
Iku lalabete uga
Nomnoman adoh wong becik
Emoh angrungu carita
Carita ala lan becik

Artinya:
Siapakah dirimu siapakah saya
Berlagak dan bergaya
Itu semua karena tanda dari
Anak muda yang menjauhi orang baik
Tidak mau mendengarkan cerita
Cerita yang jelek maupun cerita yang baik


*Contoh 11*

Carita pan wus kalaku
Panggawe ala lan becik
Tindak bener lan kang ora
Kalebu jro cariteki
Mulane aran carita
Kabeh kabeh den kawruhi

Artinya:
Sebuah cerita memang sudah menceritakan
Perbuatan jahat dan perbuatan yang baik
Perilaku benar dan perilaku salah
Sudah terkandung di dalam cerita
Sehingga disebut cerita
Semuanya harus tersedia


*Contoh 12*

Titipane anak putu
Alam endah edi peni
Den jaga mrih lestariya
Aja lali den pangudi
Temah jaya lan sentosa
Ayem tentrem kita sami

Artinya:
Titipan anak cucu
Alam yang indah dan terpelihara
Jagalah agar selalu lestari
Jangan lupa merawatnya
Sehingga jaya dan sentosa
Tenang damai kita bersama


*Contoh 13*

Ayo podo golek ilmu
Ilmu kui nomor siji
Ing donya ben ora rekasa
Ojo lali marang gusti
Ben dikei kemudahan
Lan dikei dalan apik

Artinya:
Marilah semua mencari ilmu
Ilmu adalah yang utama
Di dunia agar tidak kesusahan
Jangan lali kepada Tuhan Yang Maha Kuasa
Agar selalu diberi kemudahan
Dan diberi petunjuk yang benar


*Contoh 14*

Pada elinga satuhu
Mring Gusti duh kita sami
Kang paring nikmat lan gesang
Aja nganti kita lali
Aja seneng laku cidra
Gusti sugih ing aksami

Artinya:
Ingatlah selalu
Kepada Tuhan kita semua
Yang telah memberikan nikmat serta kehidupan
Janganlan sampai kita lalai
Jangan suka bertindak buruk
Tuhan Maha Pengampun


*Contoh 15*

Lan wong anom – anom iku
Kang kanggo ing mangsa iki
Andhap – asor dipun simper
Umbag gumunggung ing dhiri
Obral umuk kang den gulang
Kumenthus lawas kumaki

Artinya:
Dan orang yang muda-muda itu
Di jaman sekarang
Sifat sopan santun telah ditinggalkan
Karena saling menyombongkan diri sendiri
Mengobral banyak omong kosong yang selalu dijalankan
Mengaku pintar dan mengaku bisa


*Contoh 16*

Aja kulina tumindhak ala
Tanpa guna tanpa kasil
Kena marang gangguan
Mula diati-ati
Urip kui akeh panggodone
Panggoda gudu diperhatikna

Artinya:
Jangan membiasakan diri berbuat buruk
Tidak ada gunanya dan tidak ada hasilnya
Terjerat oleh rintangan
Oleh karena itu, berhati-hatilah
Hidup banyak rintangannya
Godaan harus diperhatikan

Cara Menyayikan Tembang Kinanthi

Baca Juga: Tembang Macapat

Demikianlah yang dapat saya bagikan kali ini tentang tembang kiranthi. Semoga artikel ini bermanfaat buat Anda semua ya, and jika ada salah dlm penyampaian. Mohon dimaklum dan dimaafkan, Terima kasih.

Eci Desi Cewek Tomboy, suka main, hobi Traveling dan Baca Novel. Saat ini menjadi penulis tetap di Scholtrek.com.

Cerpen Bahasa Jawa

Eci Desi
5 min read

Seni Lukis

Jumaldi Kurnia Rizki
5 min read

Cerita Rakyat Bahasa Jawa

Eci Desi
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *